05 December 2013

It Would Be Nice If You Ask Politely

Momok bagi seniman dan seseorang yang berkarya adalah karyanya yang dipakai tanpa ijin, tanpa sepengetahuan sang empu. Karya tersebut tidak hanya diklaim sebagai milik pribadi lain, tetapi terkadang digunakan untuk media promosi bagi mereka yang dengan tidak bertanggungjawab mengambilnya hanya untuk kepentingan semata.

Tidak ada bedanya juga kita sebagai blogger. Tentu bukan hal yang baru ketika kita membaca atau mendengar desas desus blogger yang merasa terzolimi dengan di copy paste-nya tulisan ataupun hasil karya mereka di dunia maya. Saya sendiri pernah membaca seorang kompasiana yang menulis keberatannya ketika tulisan yang merupakan buah pikirannya diambil begitu saja dan dipublikasi kembali di blog ataupun website lain tanpa memberikan link back atau mencantumkan sumbernya.

Apa permasalahan utamanya?
ada yang bilang semua yang telah disebarkan didunia maya sudah pasti menjadi konsumsi publik, tapi disini harus ditegaskan menjadi konsumsi khayalak ramai dan menklaim suatu karya menjadi hak milik atau menggunakannya tanpa ijin adalah sesuatu yang sangat berbeda. Tidak bisa dipungkiri, dunia maya masih merupakan zona abu-abu dimana peraturannya masih berbayang dan belum ada hukumnya secara legal.

Kita sebagai blogger pastilah aware dengan pengambilan data untuk sumber tulisan bagi pihak lain. Selain berbangga hati karena tulisan atau karya kita dianggap berkualitas dan bisa dipertangggungjawabkan bagi seseorang. Hal itu juga yang semakin mendorong kita untuk lebih meningkatkan kualitas menulis maupun berkarya. 

Salah satu cara yang ditempuh blogger begitu juga saya, selalu mencantumkan watermark disetiap foto yang dipublikasikan, atau menggunakan script di blog maupun website yang menonaktifkan akses untuk copy tulisan. Apakah cara itu efektif? ternyata tidak.

Saya sebagai blogger yang masih terbilang baru didunia maya, belum banyak pengalaman menulis dan tulisan yang hanya dibaca segelintir manusia saja pernah beberapa kali mengalami hal yang menjadi permasalahan etika pengambilan karya. Dalam kasus saya, hasil foto review yang sudah di-watermark diambil untuk dijadikan promosi beberapa onlineshop yang menjual produk serupa. Mereka mengambil tanpa permisi, atau bahkan tidak meninggalkan link back ke blog saya. 

Pernah saya dengan sopan menanyakan hal tersebut ke pemilik onlineshop yang mengambil foto saya tanpa ijin dan meminta pemilik tersebut untuk menghapus foto tersebut, karna produk yang direview merupakan kiriman sponsor dari onlineshop yang secara resmi mengadakan kontrak kerjasama dengan saya. Apa yang terjadi? pesan saya tidak balas, bahkan saya langsung di blokir dari akun facebooknya. 

Awal perlakuan dari pemilik tersebut agak memancing emosi. Saya merasa terzolimi secara mental, mempertanyakan kelakuan dari pemilik onlineshop tersebut dalam kepala. Merasa sedih kenapa mereka jelas-jelas yang masih serumpun bahasa dan senegara tidak bisa melakukan hal semudah seperti meminta ijin, minta maaf dan meminta tolong? 

Tetapi akhirnya setelah berkali-kali mengalami hal yang serupa, dan onlineshop yang mengirimkan produk kepada saya juga tidak keberatan. Dia bahkan bercanda kalau beberapa bagian dari muka saya yang memang digunakan untuk mereview diminta pasrah saja jadi milik umum. Beruntung beberapa pembaca saya rajin mengirimkan link lewat platform social media ketika mereka menemukan foto saya dijadikan media promosi untuk menjual produk di beberapa onlineshop. Sehingga saya bisa update dengan foto-foto yang diambil tanpa ijin.

Sebagai blogger, apakah kalian juga mengalami hal serupa? Dan mungkin bagi para pemilik onlineshop yang kebetulan membaca artikel ini dan atau siapa pun yang merasa foto yang ada disini worth to repost,  tidak susah kok hanya sekedar mengirimkan email dan meminta ijin untuk mengggunakan isi di blog ini dan tentu saja dengan syarat yang gampang : 
1. please link back
2. cantumkan sumber
3. jangan menghapus watermark

Karna tahukah kalian, tidak gampang bagi kami untuk membuat artikel serta foto yang memberikan informasi yang jelas. Satu artikel review lipstick bisa kami kerjakan 1-2 hari, hanya untuk menghasilkan yang terbaik.

Salah satu contoh foto yang diambil oleh onlineshop :
Bisa dilihat dari postingan asli dari artikel ini yang saya kerjakan hampir 3 hari.


PS : tulisan ini di dedikasikan ke blogger Meylisa Agustina, 
salah satu pembaca yang paling rajin kirim berita, kalau hak kekayaan intelektual di blog ini 
digunakan tanpa ijin *thankyou sweetie.


Until next post,

Love,
M


24 comments:

  1. memang menjengkelkan kalo liat ol shop yg seenaknya mengambil foto tanpa link back ke reviewer dan menghapus watermark sembarangan :/
    sabar yaaa ci :/
    Kayaknya aku tau deh ol shop yg di screen shot itu.. LOL... kpn hr aku liat dia ambil fotonya marsha jg..
    ironic, padahal setauku ownernya itu blogger jg lho :[

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah ikhlas saking seringnya dipakai beberapa kali, awal-awal sih kaget. Mudah-mudahan dengan tulisan ini, yang butuh gambar dan tulisan dari blog ini bisa ijin. Palagi blogger yang ambil tanpa ijin kaya yang kamu bilang, harusnya mereka lebih mengerti :(

      Oh ya, ada foto marsha juga? doi kayanya belum tau deh.

      Delete
  2. Wah iya ce >.< kebetulan aku suka "online shop walking" eh window online shopping.. ya itulah liat-liat olshop.. nah kebetulan nemu fotonya cece hehehe :) besok-besok watermarknya GEDEIIIINNN muihihihih >.< etapi kalo kegedean jadi jelek ya foto kita :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu tuh, permasalahannya. watermark sebesar muka kita kan ga bagus tuh. Kesian juga yang baca, jadi terganggu.

      Delete
  3. halo,salam kenal.. :)
    foto di blogku juga pernah diambil sama salah satu portal berita untuk wanita yang sudah mempunyai nama cukup besar di Indonesia. udah cukup lama sih kejadiannya,setahunan yang lalu, tapi jengkelnya masi kerasa sampe sekarang. mana watermarku pake dicrop pula. tapi akhirnya masalahnya selesai sihh,setelah aku email pihak mereka,bahwa mereka menggunakan fotoku tanpa ijin, mereka mau menghapus foto itu. setelah itu aku jadi parno sendiri,takut kalo diambil lagi fotonya..hhehe..
    ngomong2,aku juga tau deh itu olshop yang pake fotomu..pernah liat di fb,dia pake fotomu..aku pikir udah ijin,ternyata belom ya? hedehh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ternyata sampai dipakai portal berita besar, untungnya setelah dikomunikasikan dengan baik mereka bisa bekerjasama.

      olshop yang sama? apa olshop lain yg memakai foto2 aku? karna selain review yg dear darling, foto review lain pun ada yang dipakai.

      Delete
    2. olshop yang sama,kebetulan fb ku dan fb dia "berteman" :D ownernya lagi marah2 tuh di statusnya..dia yg salah kenapa dia yang marah2 ya? heran deh..

      Delete
    3. haha iya, udah dikabarin juga sama blogger lain. Walau menurut update terakhir, statusnya kemudian di remove.

      Isi tulisan ini tidak ditujukan langsung dan bukan tentang olshop tersebut lho (tidak bermaksud promosi olshop tersebut juga)

      hanya menceritakan apa yang sedang terjadi dan konteks permasalahnya secara keseluruhan :)

      Delete
  4. nice post ce, makanya aku sering tuh pasang watermark geday2 biar ga dicolong eh bs dicolong juga hahha nasibbb T_T
    semoga para online shop tau deh tata krama nya,,ckck ngeselin, moga kejadian kayak gitu ga terulang lg ya ci.. >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa jadi dua opsi sih, mereka tidak bermaksud atau tidak mengerti kode etik dunia maya saja. Dulu bahkan ada kasus blogger yang isi reviewnya di copas abis ya?

      Delete
  5. Sering banget liat yang ginian.. Semoga ga keulang lagi deh. Biasanya aku kasi watermark di bagian sisi foto yang deket sama content fotonya jadi kemungkinan watermark utk dihapus/dicrop lebi susah. kekeke. setidaknya kalo mau nyolong haru disusah2in dulu XD

    Bella / everythingaboutbella / Giveaway

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku tuh karna orangnya presisi dan konsisten dengan layout. makanya watermarknya di pinggir pojok aja. selain itu, pembaca juga tidak terganggu. tapi saran kamu bisa dipertimbangkan nih :)

      Delete
  6. Barusan itu online shop pakai foto ku juga ci :* yahh itung-itung ngebantuin orang lain nyari rejeki

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya sha, amin aja deh kita :) , biarlah bibir, mata dan idung kita tersebar kemana-mana . Cuman kalo di credit atau linkback lebih merasa di hargai deh. Tentu saja link backnya dengan jelas

      Delete
  7. memang gak enak sih sebenernya kalau karya kita dipakai tanpa izin, jangankan bikin post nya, bahkan untuk dapet fotonya pun harus dapet angle pas, bahkan editing dulu lah dll.
    tapi seiring berjalannya waktu, semakin banyak yang "hilir-mudik" ke blog pasti makin bakal lebih banyak lagi yang nyuri... :(
    dan semoga si owner online shop ini bisa menunjukkan itikad baik secepatnya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin :) . dan semoga tidak terjadi ke blogger lain. dan wawasan kode etik pengambilan gambar atau tulisan bisa tersebar dengan baik

      Delete
  8. Duuhh issue ini emang paling bikin kesel, positif thinking aja mei, berarti foto bibir lo emang oke dan menjual hehehe Negatif nya, kalo udah ditegur trus ga mau ngaku, ngeblok akun, trus pake marah2 di status, hellooo...?!! *sewot* - Gue pengen nge-like artikel ini seribu kali deh rasanya hihihi ;p

    www.twothousandthings.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha gua juga pengen ngelike comment lu seribu kali *joss abis! - sedih ye gue, ga ada salah apa2 trus di blok.

      ya kan neng. Waktu nemu pertama kali, hadeuh hati ini cenat cenut *ceilah. Tapi akhirnya ya udah, tapi kok lama-lama dibiarin pada makin cuek. Gua sih coba positif, mungkin karena pada nga tau aja, mudah-mudahan dengan postingan ini ke depannya bisa sama-sama enak baik buat blogger ataupun yang merasa memerlukan konten dari blogger.

      Ada beberapa olshop juga yang pakai, tapi mereka credit dengan jelas dan ngelink balik ke blog gue. Kalau gitu kan enak tuh.

      Delete
  9. Iyaa bener banget, menghasilkan tulisan dan foto yang berkualitas gak bisa selesai dalam hitungan jam, nah si copas tanpa ijin bisa selesai dalam hitungan menit T_T miris. Nah kalo fotonya aja copas tanpa ijin, apakah barang jualannya beneran bs dipertanggung jawabkan ya. Sabar ya, semoga cepet tobat deh ownernya..*ikutan gemes*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dini, kalau review produk kadang proses bahkan bisa lebih dari seminggu atau malah sebulan :( , lah kan sedih kalau ga di credit. ngerjaiinya mayan capek juga. Gimanapun prioritas kita kan lebih ke pembaca, harus kasi yang terbagus.

      Delete
    2. ngomong2 sebulan, itu kalau uda review skincare sebulan beneran nunggu nya dan muka di pertaruhkan :3

      Delete
  10. baca komennya jadi penasaran sama olshop nya, kepo dong yang mana? katanya blogger juga
    aduh aduh, sabar ya ci, kayanya ga ngerti atau pura2 ga ngerti ya itu orang.
    turut berduka, kalau aku ya belum pernah atau emang ga tau fotonya di ambil, pasrah ajalah selama masih di batas kewajaran. nice post ci ^^
    dan please kasih tau olshop nya, email ke sini cheniwenci@gmail.com

    chencipiet.blogspot.com

    ReplyDelete
  11. Aku tau OL shop nya :p

    Aku mau sharing juga nih. Kalau aku bukan gambar yang di copas. Tapi beberapa kali tulisanku di copas. Ya masa plek-ketiplek gitu di copas. Cuma diilangin kalau pas aku nyebut nama gitu. Beberapa kali juga aku tegor orang2 yg copas. Tapi nggak pernah tuh ada yang minta maaf. Yang ada juga orangnya malah marah2 dan ngatain aku lebai, atau paling sering sih diem aja.

    Haduh...aku nggak ngerti lagi deh gimana caranya nyadarin para pengguna internet kalau mencuri hasil karya orang lain itu kejem. Kejem banget.

    Tapi aku seneng kamu nulis begini. Biar banyak yang baca dan ngerti gitu lho soal hak cipta. Sabar ya. Sabar bareng maksudnya :D *hug*

    ReplyDelete