26 July 2013

10 Alasan Untuk Berlibur di Kepulauan Seribu


Bayangkan! kabur sejenak dari kepenatan pekerjaan ataupun deadline tanpa mengeluarkan
biaya yang banyak ataupun waktu yang panjang. Para pegawai kantoran, anak sekolah, mahasiswa bahkan ibu rumah tangga pun terkadang hanya mempunyai waktu yang sedikit untuk berlibur. Cuti sekolah atau cuti dari kantor biasanya tidak bisa digunakan sekaligus dalam waktu yang lama. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Jalan-jalan ke mall tidak hanya menghabiskan biaya parkir dan makan yang cukup lumayan, belum lagi jika kita tergoda untuk belanja. Bosan dengan roadtrip ke daerah sekitar Jakarta seperti Bogor, Bandung, Cianjur dan sebagainya? Kenapa tidak mencoba berwisata pantai?

Indonesia adalah negara kepulauan yang diberkahi dengan berbagai pulau eksotis yang indah, bahkan banyak yang belum terjamah oleh manusia sehingga keasrian pulau-pulau masih terpelihara. Bagi yang tinggal di daerah Jakarta dan menginginkan wisata pantai yang jernih tidak perlu sampai melakukan perjalanan ke bali, sumatera, kalimantan bahkan papua. Mari mengunjungi kepulauan seribu yang hanya perlu menempuh 2-3 jam perjalanan dari dermaga marina ancol atau pelabuhan ikan muara angke.


Kepulauan seribu ini terletak di Laut Jawa dan Teluk Jakarta yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil yang beberapa diantaranya tidak berpenghuni. Pusat pemerintahan kabupaten ini terletak di Pulau Pramuka. Beberapa pulau bahkan sudah dijadikan resort untuk menarik wisatawan agar mengunjungi pulau seribu.
Walaupun dinamakan pulau seribu, jumlah pulau yang ada dikepulauan seribu hanya berjumlah 110 pulau dengan total kependudukan berjumlah 20.000 jiwa.

Apa yang membuat kepulauan seribu ini layak di kunjungi? Buat saya yang pertama kali mengunjungi pulau seribu pertama kalinya di tahun 2009, tempat ini akhirnya menjadi pelarian tetap dari penatnya perkerjaan dan bosannya rutinitas.

Inilah 10 alasan kenapa saya selalu kembali lagi dan lagi ke pulau seribu.


1. Snorkeling
Aktivitas inilah yang selalu saya cari ketika mengunjungi pantai, sambil berenang di laut yang biru jernih kita juga sekaligus dimanjakan langsung dengan pemandangan terumbu karang, coral dan ikan-ikan laut yang berwarna warni. Spot snorkeling di kepulauan seribu sangat banyak. Tergantung fisik kita saja, apakah kuat snorkeling seharian dari jam 9pagi sampai jam 5sore? pengalaman terakhir saya ketika snorkeling marathon ala militer sangat sangat berkesan. Karna selain snorkeling, biasanya di selingin dengan makan siang di pulau tidak berpenghuni dan disuguhi kelapa muda yang dipetik langsung dari pohonnya! Ini yang saya namakan liburan :)

tips snorkeling : 
- gunakan fin yang sesuai ukuran, tidak kebesaran agar gampang untuk mengayuh
- pakai selalu life vest, apalagi yang ga bisa berenang
- sebelum menggunakan masker/snorkel ada baiknya dikasi sedikit antifog (sabun bayi *versi murah)
agar snorkeling lebih nyaman
- jangan pernah menaruh masker diatas kepala seperti ketika kita sedang menaruh kacamata atau memakai bando. you'll ended up losing your maks. Jadi amannya kalau tidak digunakan, kalungkan dileher.
- jangan langsung snorkeling sehabis makan, awas kram perut
- selalu lakukan pemanasan, karna kalau tidak terbiasa memakai fin, kaki akan sedikit kram.
- ketika menyelam kebawah, usahakan untuk equalizing agar gendang telinga kita tidak sakit.
- last but not least, HAVE FUN with your friends :)



abis hujan, visibilitynya kurang begitu oke :(

Have fun go mad!

2. Diving
Pulau seribu merupakan tempat para diver Jakarta dan sekitarnya untuk mengambil sertifikasi menyelam, yang biasanya merupakan rangkaian terakhir dari ujian final setelah mereka melakukan latihan di kolam renang. Yang menarik diving dikepulauan seribu adalah Wreck dan Coral drop offnya. Dengan jarak pandang berkisar 5m-25m tergantung kondisi cuaca. Saya sendiri belum pernah diving di pulau seribu, bahkan sertifikasi diver saya belum punya.

Hanya saja, bulan april kemarin saya berkesempatan mencicipi dunia bawah laut ketika melakukan penelitian di pulau dewata, tepatnya di Crystal Bay dan lanjut ke Tulamben, melihat langsung kapal karam sepanjang 120m merupakan daya tarik sendiri. Akhirnya memberikan saya keputusan untuk mencoba mendalami olahraga selam ini. Karna bagaimanpun diving yang saya lakukan kemarin hanya discovery scuba yang diterjemahkan "coba dulu baru belajar dan beli gearnya".
semua peralatan diving diatas dipinjamkan teman diverku dengan harapan
bisa menambah satu diver yang keracunan dengan indahnya lautan Indonesia :)

Tapi aman ga sih diving dipulau seribu? itu juga yang sempet jadi pertanyaan saya. Bagaimanapun saya agak ragu, karna menurut hemat saya tempat yang sekiranya terpencil dari ibukota, apakah akan bisa menyediakan peralatan selam dan tenaga profesional? ternyata setelah saya googling dan membaca berbagai ulasan dari teman-teman traveler. Fasilitas diving terutama di pulau-pulau besar sudah sangat memadai, seperti pulau pramuka, pulau pari dan beberapa pulau resort seperti pulau kotok, pulau ayer, pulau putri.

melihat miniatur monas di bawah laut (pulau pramuka)





3. Fishing
Ternyata kegiatan memancing juga bisa dijadikan salah satu cara melepas penat. Bagi yang hobi mancing sepertinya memancing langsung di laut merupakan kesenangan tersendiri. Setahun belakangan ini saya selalu anteng duduk depan tivi setiap hari sabtu dan minggu untuk menonton tayangan disalah satu televisi swasta yang programnya adalah tentang memancing. Dari memancing di tambak, sungai dan lokasi di laut lah yang paling saya suka. Ikan yang ditangkap lebih besar dan membutuhkan skill yang lebih tinggi.

Iseng-iseng saya browsing dan membaca tentang memancing, guess what? kepulauan seribu merupakan salah satu spot favorit para hobi pemancing. Biasanya mereka akan menyewa boat untuk mengantar mereka mancing seharian dari dermaga marina ancol.

Saya sendiri pernah mencoba memancing di pulau seribu, tepatnya di pulau tidung. Peralatan yang saya pakai? bukan joran keren yang harganya jutaan, bahkan bukan bambu atau kayu "do it yourself" untuk pancingan. Yang saya gunakan cuma tali senar, mata kail dan potongan daging ikan kecil. Hasilnya?

Lemparan pertama! GAGAL TOTAL!!! Gulungan senar beserta kalengnya sukses terlempar ke laut hahahaha. Setelah di ajarin dan diberikan tips oleh bocah yang sepertinya baru kelas 2 SD ini, akhirnya lemparan kesekian kalinya berhasil mendarat di karang. Saya berhasil menangkap satu ikan kecil yang disebut ikan gigi jarang oleh penduduk lokal disana.

Hobi memancing sih nga, hanya saja saya berkesempatan mencoba memancing ala senar ini juga berkat keramahan penduduk pulau tidung. Saat menunggu sunset di jembatan tidung, saya melihat 2 anak pulau tidung sedang memancing dengan seru. Awalnya saya pikir mereka sedang melempar batu ke arah karang, ternyata setelah di dekati, mereka sedang memancing. Percakapan terjadi, dan mereka menawarkan saya untuk mencobanya.

Tertarik mencoba mancing di pulau seribu? bisa ala koboi alias tali senar atau dengan alat pancing sebenarnya :)

hasil tangkapan anak pulau :)

4. Sunset Sunrise Photo Hunting
Bagi pencinta fotografi, kamera pasti dah wajib hukumnya untuk dibawa kemana-mana, apalagi dengan landscape pantai yang bagus di kepulauan seribu. Jangan sampai ketinggalan, pasti menyesal seperti yang dialami saya. Walaupun berkali-kali hunting sunrise dan sunset, saya tidak pernah kehabisan spot untuk mengabadikan matahari. Dan ntah kenapa, sunset dan sunrise di pulau itu lebih "nendang". Bayangkan saya harus bangun jam 4.30 pagi demi mengejar sunrise. Padahal kalau dirumah, bangun jam 8 pagi itu berasa sengsara banget :).

Sambil mengantuk, memegang pisang goreng ditangan kiri dan teh hangat manis sebelah kiri. Tidak dimakan, hanya dipegang saja. Masih terlalu ngantuk untuk mengunyah makanan. Duduk-duduk manis di dermaga atau tepi pantai sambil merendam air menunggu sang surya bangun. Bahkan kadang saya snorkeling subuh dulu sambil menunggu mataharinya muncul. Rasanya? Senang sekaligus takut. Biasanya saya berenang / snorkeling di laut perkelompok, jadi minimal masi ada 5-6 orang yang berenang bersama. Tapi ketika berenang subuh? laut masi terlihat gelap dan terlalu tenang! Monster-monster ciptaan Holywood bermunculan dibayangan! hahahaha, kadang berenang dilaut memang jadi suka berimajinatif liar.

Untuk mengabadikan foto-foto di pulau seribu ini tidak perlu sampai membawa kamera yang harganya puluhan juga rupiah. Bahkan teman saya hanya menggunakan smartphone dan hasil sudah cukup bagus untuk dipamerkan di social network mereka.


Berenang jam 5 pagi *blissfull :)


5. Eco-tourism 
Kepulauan seribu juga menjadi taman konservasi beberapa biota laut seperti penyu sisik di pulau pramuka dan elang bondol yang merupakan maskot DKI Jakarta di pulau kotok. Jika kamu senang dengan binatang, dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan penyu sisik. Sedangkan untuk elang bondol hanya bisa diamati.


Selain itu, taman nasional kepulauan seribu juga melestarikan alam dengan membudidayakan mangrove atau bakau untuk mencegah abrasi pantai. Bahkan kalau kita mau menanam mangrove, bibitnya dijual dengan sangat murah. Hanya 3ribu rupiah saja kita sudah bisa turut menjaga lingkungan. Karena mangrove sangat potensial untuk mengurangi emisi karbon dibanding hutan hujan tropis.



ayo ajak temanmu berlibur sambil bantu jaga bumi biar tetap adem :)

6. Bicycling
Cukup merogoh kocek Rp.20.000 saja, kita sudah bisa menyewa sepeda untuk berkeliling mengelilingi pulau seharian. Walaupun kondisi sepeda tidak baru, tapi masih bisa kita gunakan dengan aman untuk jalan-jalan mengitari pulau.

Saya pernah berkeliling sepeda di pulau tidung, sensasi bersepeda di jembatan tidung juga menjadi daya tarik sendiri. Dengan lebar jembatan tidak lebih dari 1 meter, saya harus berusaha keras menyeimbangkan badan agar tidak terbawa angin dan nyemplung di laut.

Buat yang tidak bisa bersepeda, tenang aja. Dengan jarangnya kendaraan bermotor di pulau seribu, udara yang bersih dan segar selalu terjaga. Bahkan jarak tempuh pulau yang terbilang kecil bisa kita lakukan dengan jalan kaki saja.

Bersepeda di jembatan tidung


7. Affordable & Clean Accomodation
A. Homestay
Akomodasi yang lengkap tersebar di berbagai pulau seribu. Tinggal menyesuaikan biaya sesuai dengan budget liburan masing-masing saja. Kita bisa memilih homestay di rumah penduduk sekitar yang harganya berkisar 350-400ribu permalam. Biasanya bisa muat hingga 8-10 orang tentunya dengan fasilitas yang biasa saja tapi terhitung lumayan. Ada AC, water dispenser (hot), tivi, wc dalam.
Penginapan di pulau pari

Penginapan di pulau pramuka

Villa Delima di pulau pramuka (pic source)

B. Resort / Cottage
Bagi kalian yang mempunyai budget berlebih, bisa mencoba untuk menginap di cottage pulau wisata seperti pulau ayer, pulau macan, pulau putri, pulau kotok dsbnya. Rate permalamnya tergantung resort masing-masing. harga biasanya dimulai dari 900ribu permalam. Dengan harga seperti itu tentu saja, fasilitas yang kita dapat juga pasti lebih memadai. Cocok untuk keluarga dan honeymoon lho. 
Cottage di Pulau Ayer (pic source)

Eco hotel seperti di pulau macan, konsepnya terbuka (pic source)


8.  Historical Tourism
Selain kegiatan pantai yang disebutkan diatas, pulau seribu juga bisa menjadi tujuan wisata sejarah yang menarik. Sejarah kepulauan seribu bermula di 1610 saat pemerintahan kolonial Belanda menggunakan salah satu pulau tersebut sebagai benteng sampai akhirnya diresmikan oleh menteri pertanian pada tahun 1982 kemudian di jadikan taman nasional kepulauan seribu oleh menteri perhutanan di tahun 2002. (source : wikipedia)

Salah satu pulau yang bernilai sejarah tinggi adalah pulau kelor, pulau yang pada masa kolonial Belanda dijadikan sebagai benteng pengawas, yang berfungsi sebagai menara pengawas untuk melakukan pertahan dari serangan musuh. Bahkan kita masi bisa melihat reruntuhan benteng di pulau kelor, benteng Martello.Selain itu ada pulau cipir yang sempat juga dijadikan rumah sakit lepra.

benteng martello di pulau kelor (pic source)

rumah sakit yang dulu pernah digunakan untuk memeriksa calon jamaah haji yang sakit di pulau onrust

Potensi wisata sejarah di Kepulauan Seribu juga meliputi makam Habib Ali bin Ahmad bin Zen Al Aidid di Pulau Panggang (wafat 15 Mei 1895), Kantor eks Asisten Resident Duizen Eilanden di Pulau Panggang (dibangun tahun 1880-an), makam legenda Darah Putih di Pulau Panggang, makam Syarif Maulana Syarifudin (kerabat Kesultanan Banten) di Pulau Kelapa, dan makam Sultan Mahmud Zakaria (kerabat Kesultanan Banten) di Pulau Panjang (source )

Jadi, selain berwisata pantai dan menikmati pemandangan alamnya, kita juga bisa merasakan jejak peristiwa sejarah yang sudah dimulai dari abad ke-17.


9. Culinary
Ini salah satu kegiatan yang wajib! kalau menurut saya ya hehehhehe. Sebagai penggila jalan-jalan alias travel enthusiast. Selain menikmati panorama sekitar yang tidak boleh ketinggalan adalah mencicipi kuliner lokal yang disajikan dalam budaya lokal. Cara masak dan presentasi suatu jajanan atau makanan dari tiap daerah selalu berubah sesuai dengan budaya setempat. Baso yang kita makan di daerah asal, belum tentu sama dengan baso tempat yang kita kunjungi. Semua makanan basic akan berbaur dengan prinsip hidup penduduk setempat sehingga melahirkan kebudayaan atau tata cara penyajian yang baru sesuai dengan selera lokal.

Jadi, walaupun makanan yang pernah dimakan di Jakarta, saya selalu tertarik dengan wisata kuliner dari setiap daerah yang saya kunjungi dan akhirnya berakibat kenaikan berat badan yang tidak sedikit *sighhh.

Seafood! Yup. Udah jauh-jauh kepantai berdekatan dengan laut, masa iya kita tidak mencicipi makanan laut yang segar. Kita tidak perlu repot-repot masak ataupun ke pasar ikan di pulau seribu. Restoran Nusa Karamba yang terletak 5 menit dari pulau pramuka menjadi restoran favorit saya. Semua makanan di hidangkan fresh dan dimasak dengan gurih. Ikan bakar, cumi goreng tepung dengan kangkung cah belacan mungkin terasa biasa, yang tidak biasa adalah kita makan diatas laut dan bisa melihat penangkaran ikan yang terdapat di Nusa Keramba. Harga yang ditawarkan pun masih terjangkau, walaupun beberapa teman ku yang memegang prinsip ala backpacker selalu keberatan untuk mencoba makan disana. Mereka biasanya lebih memilih makan seafood dengan cara memesan ke penduduk lokal yang tentu saja jauh lebih murah.

Tidak ada salahnya juga kita mencoba makanan yang dimasak oleh penduduk lokal, mereka menyajikan makanan yang bisa kita pesan secara prasmanan ataupun menggunakan nasi box untuk memudahkan kita dalam distribusi. BBQ pun disiapkan mereka lengkap dengan api unggun untuk bersantai lho :)

nasi kotak yang sudah disiapkan untuk santap siang di pulau kosong *NICE!!
berkisar 20-25ribu rupiah :)

BBQ fresh fish ditambah dengan api unggun! this is what i called holiday

Berpergian secara grup, tinggal minta tolong penduduk lokal untuk memasak ala prasmanan
menu lengkap : sop, ayam kari pedas, tahu dan tempe goreng, sambel cabe sebagai pelengkap
dan tidak lupa pencuci mulut, semangka yang manis :)

Sarapan pagi di pantai pasir putih jam 6.30? ga masalah deh bangun jam segitu.
menu nasi uduk lokal (telor, tempe goreng + tahu rebu + krupuk dan teh manis hangat)
cuma 10ribu rupiah!!!!

Baso ala pulau kelapa, menggunakan mie instant, sawi putih dan bawang goreng. hanya 6ribu rupiah :)


10. Mengunjungi pantai-pantai eksotis
Dan terakhir adalah, kita berkesempatan bermain dipantai yang masih bersih belum kotor seperti yang terlihat di pelabuhan muara angke (penuh dengan minyak solar dan sampah). Seperti foto dibawah, terlihat sekali perbedaan warna biru laut yang bersih. Beberapa pulau seribu baik yang berpenghuni maupun tidak mampu membuat saya ketagihan untuk kembali lagi berkali-kali dengan resiko kulit sedikit terbakar tapi pikiran jadi segar setelah berlibur sejenak dari kepenatan.

Berikut beberapa foto pulau yang sempat saya kunjungi dari tahun 2009 hingga sekarang 

Semak Daun

Pramuka

Tidung




Pari



Kayu Angin


Perak

Pulau Air



Selain pulau-pulau yang saya sebutkan diatas, sebenarnya masih banyak lagi.
Hanya saja terkadang kalau sudah asik berenang dan snorkelingan kadang kamera
dibiarkan aman dalam dry bag. Masih ada pulau matahari, harapan, kelapa, bira, dsbnya
yang juga sangat sangat sangat direkomen untuk dikunjungi :)

........
......................
..................................
.....................................................
How to get there ?
ada 2 cara yang saya tahu yaitu melalui pelabuhan muara angke dan marina ancol
Pilihannya cukup mudah, Cheap versus Expensive.
Dan tentu saja, ada harga ada rupa.  Penyebrangan menggunakan kapal rakyat dari
muara angke tentu lebih murah, cukup membayar 35rebu sekali jalan.



Jika beruntung bisa mendapat kapal yang ada kursinya (biasanya ada di hari biasa)

Tapi jika tidak keberatan, yah.. kita lesehan aja. Bersih kok, asal tidak ramai saja.
Dulu saya pernah naik kapal sampai tidak ada tempat untuk meluruskan kaki selama 3 jam.


Sedangkan untuk menggunakan speedboat dari marina ancol kita harus menyiapkan
budget 200-300ribu untuk oneway. Tentu saja akan lebih menghemat waktu dan bebas dari
bau amis ikan dari pelabuhan muara angke. Sebagai perbandingan jarak tempuh dengan
kapal kayu muara angke 3 jam bisa dilakukan dengan waktu 1 jam jika menggunakan speedoat.


Tips untuk berkunjung ke kepulauan seribu :
1. Gunakan operator jika minim informasi, selain itu bisa share cost jadi lebih murah
2. Tidur yang cukup, melakukan perjalanan laut 2-4jam bisa menguras fisik
3. bawa baju ganti yang cepat kering
4. tidak perlu bawa jeans apalagi sepatu, cukup sendal jepit saja lebih nyaman
5. jika melakukan perjalanan dari muara angke. Please! jangan bawa koper beroda.
hanya akan menyusahkan diri sendiri saja
6. Tidak perlu takut kelaparan, disana banyak sekali warung makan dan minum
7. kamera, shade, topi dan sunblock jangan sampai ketinggalan
8. hormati budaya penduduk lokal
9 JANGAN MERUSAK TERUMBU KARANG
10. JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!!!
jangan sampai kita kehilangan tempat wisata yang bagus karna hal ini.


Sweet escape for a short time break :) . 
Selain pemandangan yang menyejukan mata dan hati, tidak ketinggalan berbagai kegiatan 
yang bisa kita lakukan bersama teman maupun keluarga. 
Ramah lingkungan dan bahkan ramah di kantong.





Dari 10 alasan diatas, yang mana merupakan favorit kamu? 
do comment below and share your thoughts :)

Until next post,

Love,
M

23 comments:

  1. wooaah, kereen, hasil fotonya juga bagus banget. kapan-kapan kesana sama keluarga ah :) thanks buat destinasi liburannya ya mei ^_~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, semoga ketagihan juga ya bermain ke pantai :)

      Delete
  2. Cece bikin ngilerrrr mau main ke pantaiii >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo ke pantai, rayaiin kelulusan setelah 6 bulan stres :)

      Delete
  3. aku pernah ke Untung Jawa ce~ disana paling enak buat berenang di deket hutan bakau soalnya airnya bersiih~ terus paling enak sepedaan keliling pulau lalu makan siang pake ikan bakar!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku justru belum pernah ke pulau untung jawa, cuman tiap kali lewatin aja. berasa terlalu deket #halah #maukaburdarijakarta . ihhh emang tuh, abis cape sepedaan, ngaso bentar makan ikan bakar. *heaven

      Delete
  4. Wah artikel nya bagus.

    Selamat ya, semoga berjaya dalam event besar ini.

    Salam hangat dari Jember-Jatim

    Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah datang berkunjung :)

      Delete
  5. Kepualauan seri memang oek bangte untuk berlibur.

    Salam wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, kepulauan seribu memang oke buat berlibur :) , dekat dan masih terjangkau.

      Delete
  6. wwuuuaaaaa, udah ngga sabaarr mau ke pramuka sama tidung abis lebaran qiqiqi
    kebeneran aku pake operator lagi diskon di metrodeal huaahaha makin ngga sabar mau ke sana makk ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh seru, ditunggu field reportnya. penasaran sama tidung ditahun 2013. katanya sudah ruameeeeeeeeee tenan.

      Delete
  7. Mba....aku thn baru 2013 ke tidung...keren tp gak terlalu enjoy krn too much peoples...
    Tp uda sempet mengabadikan jg ke blog Sy...
    Dgn tulisan mba jd pgn coba pulau2 yg lain... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. nahhh itu dia, dulu waktu aku pertama ke tidung 2009, kosong banget tuh pulau. bahkan bisa ambil foto lagi berdiri sendiri pas dijembtannya.

      temanku yang dah pulang dari sana ngabarin klo sudah ada banana boat, loncat2 dari jembatan. dan yang pasti : Sampah makin banyak.

      hiks!

      Delete
  8. Salam

    Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    ReplyDelete
  9. Ya Allah baguss bangeet!! jadi pingin kesana <3 mirip gili

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayooooo. akses gampang, biaya terjangkau, nuansa lombok banget!! :)

      Delete
  10. hihi, iya emang tempatnya enak buat liburan, aku pernah ke untung jawa sama tidung, kalau buat snorkeling sm diving sih tidung sih juara tp untung jawa pulaunya jauh lebih bersih dan enak buat leyeh2 :D ikan bakarnya juga super enak
    nice post <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi miz_purple :) , mumpung libur lebaran, sekalian coba kunjungi pulau lain deh. dijamin ketagihan :)

      Delete
  11. Keren banget mbak, ga nyangka. Selama ini slalu merasa Kep. Seribu kalah pamor sm pantai2 lain di bagian Indonesia yg lebih eksotis hehe tapi ternyata bagus ya :')

    http://aminanda.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Ga ngebosenin menjelajahnya. Saya sendiri masi belum selesai menjelajah pulau2 di seribu.

      Delete